Pages

Wednesday, November 25, 2009

Salam Aidil Adha~

Assalamualaikum...~

Salam Aidil Adha~
Selamat menunaikan ibadah korban~


p/s: Kalau ada darah tinggi jangan makan daging banyak sangat~!

---nothing to say!----

Friday, November 20, 2009

Cerita..., -Hikayat Sang Pohon Cantik

Hikayat Sang Pohon Cantik


Nun,di sebuah hutan belantara tumbuhlah sebatang pohon yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan jutaan pohon yang lainnya. Ia memiliki batang yang sangat lurus dan tegak, akarnya yang kukuh, serta aroma khasnya yang harum, semerbak, memenuhi seluruh isi hutan. Sehingga tidaklah menjadi hairan, ramai sekali para pencari kayu bakar yang merasa tertarik kepada pohon itu. Bahkan ramai yang berniat baik untuk turut memelihara keindahan pohon itu. Dengan senang hati mereka membiarkan pohon tersebut tetap tumbuh.

Sering kali mereka menyempatkan diri untuk menyiraminya dengan air yang diperoleh dari lubuk bening di pinggir hutan. Semua itu mereka lakukan dengan penuh harap agar suatu saat kelak, di alam yang mulai penuh dengan kerosakkan ini, Sang Pohon Cantik akan tumbuh dengan sejuta pesona. Memberikan warna perubahan bagi siapa saja, untuk lebih mencintai lingkungan mereka dan berhenti membuat kerosakan.

Sementara bagi para penebang pohon yang liar, keberadaan pohon cantik itu sangatlah mengganggu. Mereka sedar, apabila pohon tersebut tumbuh dengan baik, maka akan banyak perhatian yang akan tertuju kepada hutan itu. Perhatian yang tentu saja membuat langkah mereka semakin sulit dalam membuat kerosakan di dalam hutan itu. Para penebang pohon yang liar itu berikrar, mereka akan memindahkan pohon cantik itu ke halaman rumah-rumah mereka. Tetapi kalau tujuan itu tidak tercapai, maka mematikan pohon itu adalah cara terbaik yang harus mereka tempuh.

Beruntung, pohon cantik tersebut mendapat penjagaan yang sangat rapi dari para pencari kayu bakar yang baik hati. Mereka secara bergiliran mengiring berjalan dengan sangat waspada agar pertumbuhan Sang Pohon terjaga . Selain itu, pohon tersebut rupanya memiliki akar yang dapat menumbuh dengan cepat. Sehingga sari-sari makanan yang ada dalam tanah dapat diserap dengan baik. Demikian juga dengan air yang ada, dapat digunakan oleh Sang Pohon untuk menampung kehidupannya.

Dipendekkan cerita,pohon tersebut telah tumbuh besar, daunnya yang rimbun menghijau membuat mata tak lelah untuk memandang, dari dahan-dahannya lahir wangian semerbak harum yang menyeliputi seluruh hutan, dan satu lagi, pohon cantik tersebut memiliki buah yang sangat manis. Selain dapat menghilangkan dahaga, juga dapat mengenyangkan para penikmatnya. Terasalah berkah Sang Pencipta bagi para pencari kayu bakar, meskipun para penebang pohon yang liar masih saja mencari helah untuk selalu menghapuskan pohon itu.


Namun, demikianlah kudrat keberadaan setiap makhluk yang hidup dan tumbuh di atas muka bumi ini, tak satupun yang abadi! Tak terkecuali dengan keadaan pohon cantik yang disanjung para pencari kayu bakar dan seluruh penghuni hutan. Pada suatu petang, ketika langit mulai gelap, angin pun kencang berhembus. Pucuk pohon cantik bergoyang dengan hebatnya. Ia sekuat tenaga mengimbangi keadaan yang mana pada bila-bila masa boleh menumbangkannya. Sang Pucuk terus bergerak, awalnya hanya berniat untuk mempertahankan diri dari keadaan alam yang ia hadapi.

Tetapi lama-kelamaan ia sedar, bahwa sebenarnya ia dapat mengatasi sepenuhnya serangan angin tersebut. Ia yakin benar telah ditampung oleh akar yang kuat, dan dahan-dahan yang kukuh, serta dedaunan yang dapat menahan laju dan kencangnya angin dengan sempurna. Kerana keyakinannya itulah tiba-tiba ia membuat sebuah gerakan yang tidak disangka-sangka oleh Sang Akar, yang sekuat tenaga mencengkam tanah.

Sang Pucuk menari, bukan hanya mengikut arah angin, namun terkadang ia membuat gerakan yang membingungkan Sang Akar dalam mempertahankan keseimbangannya. Dan, Sang Akar pun mengeluarkan bantahannya; "Hai, pucuk. Berhentilah menari! Aku bingung melihatmu!" "Kenapa mesti bingung, Akar? Aku tahu benar situasi yang ada. Ikut sajalah!" "Bagaimana aku hendak mengikuti tarianmu, kalau kamu susah diikuti" "Percayalah, akar. Aku diatas mampu melihat semuanya. Bukan hanya batang, daun, dan kau akarku sendiri. Tetapi jarak puluhan batu di sekeliling kita pun dapat aku lihat dengan jelas" "Hai, apa salahnya aku mengingatkanmu, pucuk?" "Kau salah akar, harusnya kau ikut saja apa kataku. Kerana posisimu di bawah, dan kau tidak tahu apa-apa tentang dunia ini!"

"Aduhai…angkuh nian kau, pucuk! Kalaulah tak ada aku, mana mungkin kau dapat berdiri dan berada di atas sana!" "Sudahlah, kenapa kalian malah bertengkar, hah?!" Sang Daun menegahi suasana yang semakin panas. "Kerana dia mulai merasa angkuh, daun!" akar mengarahkan serabut akarnya kepada Sang Pucuk. "Apa urusanmu, akar?! Ikuti sajalah kataku, dan kau akan selamat" "Apakah kalian lupa, hah? Kalian itu saling memerlukan! Tidak akan ada kehidupan kalau tidak aku, kau, dan si akar itu. Sedarlah, saudaraku! kawanku!" Sang Daun kembali berkata-kata dengan perasaan yang sedih kerana pertelingkahan saudaranya sendiri.

Perdebatan demi perdebatan terus bergulir di antara keduanya. Sang Pucuk tidak merasa harus mengalah sedikit pun terhadap Sang Akar. Ia merasa bahawa ialah segalanya, dialah ketua kerana berada di tempat yang paling atas. Ia merasa ditakdirkan Tuhan untuk berada di atas dengan segala penglihatannya yang luas akan dunia ini. Ia merasa Tuhan telah memberikan kekuasaan mutlak kepadanya untuk berbuat sesuka hati. Sementara, Sang Akar merasa kecewa, Sang Pucuk telah mengambil langkah yang keliru dalam melaksanakan upaya menjaga kelangsungan hidup seluruh bagian pohon tersebut. Dan, Sang Daun yang berusaha meleraikan perdebatan itu pun tak berdaya menenangkan keduanya, meski ia tak pernah merasa lelah untuk mendamaikan perseteruan dua saudara satu tubuh itu.

Waktu yang digariskan mungkin saja telah tiba, kerana perdebatan yang berlarutan itu, Sang Akar bermalas-malasan untuk menyerap air dan zat-zat yang dibutuhkannya. Demikian juga Sang Daun, kerana kelelahan melerai perdebatan kedua saudaranya, ia lupa untuk mengolah makanan meskipun matahari terus bersinar sepanjang hari. Dan, Sang Pucuk rupanya semakin terlena. Ia tidak menyadari dua saudara dibawahnya sudah mengalami gangguan. Ia tetap berlenggok mengikuti arah angin dengan irama yang menghiburkan hatinya. Hingga tibalah saat di mana angin justeru berhembus dengan sangat perlahan.

Sang Pucuk terlena kerana desirnya, ia merasa ngantuk dan ia biarkan gerakannya yang tidak beraturan, dan ia pun mulai terpejam. Terlelap dalam tidur yang tidak disedarinya, dan angin datang menyerang. Tubuhnya terkulai. Sang Daun yang lapar tidak berdaya menahan tubuh Sang Pucuk yang datang tiba-tiba. Ia ikut terjatuh. Sementara di bawah, Sang Akar yang bermalas-malasan tidak lagi memiliki cengkaman yang kuat terhadap tanah di sekelilingnya. Sang Akar tidak berkuasa menahan tubuh kedua saudaranya yang terjatuh lebih dulu. Ia tercabut, bercerai-berai.

Beginilah akhirnya kisah pohon cantik,sebuah cerita yang menyedihkan.Para pencari kayu bakar yang baik hati bermuram durja, sementara para penebang liar bergelak tawa, "Tak perlu kita robohkan, kawan. Mereka roboh sendiri kerana permusuhan…!! " "O, bahkan tak perlu angin yang kencang rupanya…….kasihan betul….." demikianlah kata penebang pohon yang liar.

Dari sini saudara-saudaraku dapatkah kita mengambil sedikit iktibar dari cerita ini? Marilah kita jauhi permusuhan yang meleraikan silaturrahim antara kita, janganlah berdendam kerana dendam itu tidak membawa kedamaian.. saling hormat menghormati dan bersatu padulah kita agar syiar Islam dapat diteruskan dan digemilangkan.. dan agar kita tetap menjadi orang yang beriman.. InsyaAllah..

'Perumpamaan orang beriman yang berkasih sayang, dan saling rahmat merahmati dan di dalam kemesraan sesama mereka adalah seperti satu tubuh, apabila satu anggota mengadu sakit, maka seluruh tubuh akan turut merasainya.'


sumber,
www.iluvislam.com

Hari ini..

Hari in 20 Nov 09~
Hari Ihtifal a.k.a Hari penyampaian hadiah~!

Tapi..,
untuk sekolah rendah!Bukan sekolah menengah~!
Ihtifal sekolah menengah tahun depan~!

Result exam pun bukan sepenuhnya dah dapat~!
Oh,rasa macam tak nak tahu saja~!
Cuak..=====

Tapi, Alhamdulilah.Saya dah cuba yang terbaik untuk cemerlang.

Result exam ni kadang-kadang macam
OMBAK.

Kadang-kala turun naik.
So.
Konklusi untuk result final.-(setakat yang dah dapat)
GEMBIRA atau SEDIH.
ada subjek menurun.
ada subjek menaik.
ada subjek jatuh merudum.
ada subjek yang naik mendadak.

Ironinya,
apa yang patut saya rasa?
Gembira?
sedih?
kecewa?
biasa-biasa?

atau

ENTAH!

jawapan saya ENTAH.~
Taktahu.,

Oh,ya!
Berbalik pada topik.,
Sebenarnya.,
Tak lain dan tak bukan.,
saya hanya ingin ucapkan TAHNIAH
buat ex-junior saya yang berjaya
merangkul anugerah tokoh,anugerah kecemerlangan atau apa-apa saja!~

Sebenarnya.,
Tiada apa yang menarik hari ini.
Cuma ada sesuatu peristiwa yang menyebabkan jantung saya hampir gugur pada hari ni.
hiperbola.

Dan hari ini juga saya dapat tahu.
Kawan lama saya akan belajar dia Al-Amin semula pada tahun hadapan!~
Nampak gayanya, pesaing akan bertambah!
Selamat Datang Sarah Nur SyafiQah~!

Tahniah ya Ain ,
Kerana berjaya mendapat anugerah pelajar mithali a.k.a pelajar contoh~
Semoga kejayaan kalian semua (ex-juniorku) akan menjadi batu loncatan untuk berjaya di masa akan datang~!

Ok.
Bercakap soal cuti.
Sebenarnya apa ya perancangan kalian untukcuti ini?
Dan apa perancangan cuti saya?

Setakat ni,.~
Saya baru merancang untuk menyertai MAP.~ motivasi alihan pelajar..

apa-apapun,
Gunakan masa cuti ini dengan sebaiknya.

Perempuan itu...


~perempuan~



Kita lihat hari ini, masyarakat, baik lelaki atau perempuan, orang tua atau anak-anak, telah melupakan sebahagian perempuan-perempuan agung yang sepatutnya dijadikan contoh, qudwah untuk wanita-wanita seluruh dunia, sepanjang zaman. Sesungguhnya, figur-figur inilah yang mengusung panji ISLAM dalam kehidupan, seterusnya memuliakan diri mereka dengan kalimah ALLAH SWT. Maka hari ini, saya nak memperingati perempuan-perempuan yang dilupakan oleh ummah ini.


Ramai manusia sudah melupakan Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid. Dialah yang digelar Afifah Solehah (wanita suci). Seorang wanita yang sanggup berkorban segala kekayaannya untuk membantu dakwah Rasulullah SAW. Dialah yang paling pertama beriman, tanpa meragukan seruan Rasulullah SAW. Dialah wanita, yang menenangkan suaminya yang ketakutan tanpa memperlekehkan. Dialah wanita, yang tegar bertahan susah senang bersama suaminya, sehingga nyawa ditarik ALLAH SWT. Bayangkan, dia adalah seorang yang kaya raya, hartawan, tetapi sanggup dipulau bersama Rasulullah SAW selama 3 tahun 3 bulan dan makan pucuk kayu sahaja hingga pecah-pecah mulut.


Ramai juga terlupa dengan Fatimah Az-Zahrah binti Rasulullah SAW. Dialah yang bertahan di sisi Rasulullah SAW ketika ayahandanya itu diseksa teruk. Tanpa kecewa, tanpa rasa hendak berputus asa, dia sentiasa membantu ayahandanya yang sering disakiti. Tangannya yang bersih dan suci itulah yang mencuci najis yang dibalingkan ke tubuh ayahandanya. Tangannya yang suci itulah yang membersihkan segala luka ayahandanya. Seorang wanita yang tabah, kuat menempuhi segala dugaan.


Ramai yang telah terlupa akan seorang wanita bernama Asiah. Dia adalah isteri kepada Firaun yang menentang Musa. ALLAH telah menjadikan bicara lembutnya menyelamatkan Musa AS dari dibunuh Firaun. ALLAH juga menjadikan dia antara yang beriman dengan seruan Musa AS. Malah, ALLAH telah merakamkan namanya di dalam Al-Quran, dan menjanjikan kepadanya syurga atas balasan ketabahannya dalam mengharungi hidup bersama Firaun dan menerima segala seksaannya dalam mengekalkan deen ISLAM dalam dirinya.


Ramai pula yang tidak tahu berkenaan Masyitah. Dia adalah tukang penyisir rambut anak Firaun. Beriman kepada ALLAH SWT dan Nabi Musa, kemudian keimanannya diketahui oleh Firaun. Akhirnya dia bersama suami, serta anaknya yang masih bayi telah dicampakkan ke dalam kuali penuh minyak mendidih. Walaupun nyawa di hujung tanduk, imannya tidak tergadai, malah terjun dengan penuh keyakinan. Masyitah mati syahid mempertahankan imannya dari digadai.


Ramai juga yang telah terlupa kepada Si Suci Maryam, ibu kepada Isa AS. Sang Perawan itu menjaga dirinya, mengabdikan diri dalam bilik yang terkunci, ALLAH memuliakannya dengan memilih Zakaria as sebagai penjaga. Maryam yang suci inilah dipilih ALLAH untuk mengandungkan Isa AS. Apabila dia melahirkan Isa AS dan ditohmah dengan pelbagai dugaan, dia bergantung kepada ALLAH, dan bersangka baik atas segala apa yang berlaku ke atasnya. Akhirnya anaknya Isa AS boleh berbicara dan menyeru manusia sedari buaian.


Siapakah yang hendak mencontohi Nusaibah RAH? Ketika Perang Uhud, Nusaibah keluar memberi minum kepada pasukan Muslimin yang kehausan dan merawat mereka yang mendapat luka. Apabila tentera Islam menjadi terdesak dan lari dari medan perang, cuma ada seratus orang sahaja yang tetap bertahan dan Nusaibah adalah salah seorang yang menghunuskan pedang serta memakai perisai bagi melindungi Rasulullah dari diserang musuh. Kesungguhan Nusaibah melindungi Rasulullah begitu hebat, hinggakan Rasulullah berkata, “Aku tidak menoleh ke kiri dan ke kanan kecuali melihat Ummu Imarah (Nusaibah) berperang dihadapanku.”

Ketika itu, anaknya Abdullah luka parah ditikam musuh. Dia mengikat luka anaknya lalu berkata, “Bangun wahai anakku.” Anaknya itu terus bangun dan melawan tentera musuh. Rasulullah yang melihat peristiwa itu bersabda. “Wahai Ummu Imarah, siapakah yang mampu berbuat seperti mana yang engkau lakukan?” Ketika tentera musuh yang menikam anaknya itu menghampiri, Rasulullah berkata kepadanya, “Ini dia orang yang telah melukakan anakmu.” Nusaibah menghampiri orang itu dan menikam betisnya dengan pedang. “Ya, Ummu Imarah! Engkau berjaya membalasnya,” kata Rasulullah sambil tersenyum melihat kesungguhan Nusaibah hatta Rasulullah SAW pun bersorak untuknya. Siapakah yang mengingati Ummu Imarah ini?



Siapakah pula yang hendak menjadi seperti Ummu Sulaim? Dia berkahwin dengan Abu Talhah dengan mahar iman. Abu Talhah seorang kafir ketika itu, jatuh hati kepada Ummu Sulaim yang masih muslim. Ummu Sulaim berkata: “Jika hendak mengahwiniku, maka maharnya adalah iman”. Maka islamlah Abu Talhah. Sehingga ada sahabat yang berkata, “Aku belum pernah melihat seorang wanita sama sekali yang lebih mulia maskawinnya dibandingkan dengan maskawin Ummu Sulaim.” Malah, dia mentarbiyyah suaminya, sehingga suaminya menjadi seorang sahabat yang komited. Siapa yang tidak kenal dengan Abu Talhah? Dialah yang menyambut semua panahan yang ditujukan kepada Rasulullah SAW, pada hari Uhud dengan belakang tubuhnya. Lihatlah bagaimana Ummu Sulaim mentarbiyyah suaminya? Adakah lagi isteri yang sebegitu hari ini?


Siapakah pula yang mengingati isteri kedua Rasulullah SAW, Ummu Salamah? Bagaimana cerdiknya dia, bijaknya dia sehinggakan dia menjadi penasihat yang baik kepada Rasulullah SAW. Ketika peristiwa Perjanjian Hudaibiyyah, apabila Rasulullah mengarahkan semua sahabat-sahabatnya menyembelih haiwan dan bercukur rambut, tiada seorang pun yang bangkit menyahut arahannya. Rasulullah SAW hairan, lantas kembali ke khemah, lalu berkata di hadapan Ummu Salamah, “Kenapakah berlaku begitu?” Ummu Salamah berkata, “Jangan kau hiraukan mereka, cukurlah rambutmu, dan sembelihlah haiwanmu” Bila Rasulullah SAW melakukan, semua sahabat mengikuti.


Siapakah pula yang hendak mencontohi isteri Rasulullah SAW, Aisyah RA? Ketika peristiwa Hadith Ifki (kisah rekaan) berlaku, menumpahkan fitnah ke atasnya, mengotorkan namanya, dia tetap teguh, yakin kepada ALLAH SWT. Tiada sebentar pun dia bersangka buruk kepada ALLAH SWT bila ditimpa dugaan.


Siapakah pula yang mengingati Asma’ binti Abu Bakr? Dia digelar Zat An-Nitaqain kerana mengoyakkan tali pinggangnya kepada dua untuk membawa makanan kepada Rasulullah SAW dan bapanya Abu Bakr RA ketika persembunyian di Gua Thur. Dialah juga yang dilempang oleh Abu Jahal sehingga tercabut subang di telinganya, kerana tidak mahu memberitahu posisi Rasulullah SAW dan bapanya ketika hijrah. Dialah juga yang mentarbiyyah anaknya, Abdullah Ibn Zubair RA, sehingga menjadi seorang sahabat Rasulullah SAW yang berani.


Siapakah pula yang ingat kepada Khansa? Dia mempunyai empat orang anak. Dia mentarbiyyah empat orang anaknya dengan baik. Apabila mendapat seruan jihad, dihantarnya anaknya yang sulung. Anak sulungnya syahid. Dihantar pula yang kedua. Yang kedua juga syahid. Dihantar pula yang ketiga. Yang ketiga juga syahid. Begitu jugalah juga dia menghantar anaknya yang keempat, dan yang keempat itu pun syahid. Akhirnya dia menangis. Orang berkata, “Khansa kesedihan kerana kehilangan semua anaknya” Tetapi tahukah kalian apakah jawapannya? “Diamlah kalian, sesungguhnya aku bersedih kerna aku tidak punya anak lagi untuk dihantar berjihad di jalan ALLAH”


Wahai perempuan hari ini, siapakah antara kamu yang mengingati mereka? Wahai lelaki hari ini, siapakah antara kamu yang mengenang mereka? Wahai ummah, hari ini perempuan mana yang kamu puja dan puji? Oh masyarakat, hari ini perempuan bagaimana yang kamu sanjungi? Oh perempuan, hari ini perempuan mana yang kamu ikuti dan contohi? Oh lelaki, hari ini perempuan yang bagaimana kamu gila-gilai untuk jadikan isteri? Siapa? Sesungguhnya perempuan-perempuan dalam lipatan sirah ini telah dilupakan. Mereka sememangnya perempuan-perempuan yang telah dilupakan. Sedangkan pada diri mereka, terdapat kemuliaan yang tiada tandingan. Dan hari in saya teringatkan perempuan-perempuan itu.






Thursday, November 19, 2009

Ukhuwwah itu..,

Bismillahirrahmaanirrahiim............ AssalamuaLaikum..~ Apa khabar Imanmu? Semoga subur dibajai zikrullah..~

Alhamdulillah.. Bagi negeri2 di Terengganu.., Cuti sekolah dah bermula.. cuti sekolah tahun ni lebih kurang 44 hari~ Ustaz Khairuddin bagi kerja.. kena hafaz surah al-Baqarah 1 juz.. hmm,..,, sebenarnya 2 perasaan yang saya alami sebab sekolah dah cuti...
SEDIH dan GEMBIRA.
sedih sebab kena berpisah dengan kawan-kawan yang sudah sebati dengan hidup saya..
Gembira kerana jawatan ketua kelas saya dah berakhir..,,

rupa-rupanya jawatan itu maha berat bagi saya..
untuk menjaga 15 orang anak buah yang semuanya puteri~
tetapi., pengalaman itu menjadi pengalaman yang amat bermakna buat diri saya.,
Pengalaman tentang eratnya ikatan ukhuwwah dan persahabatan.
Pengalaman yang mengajar erti sebuah perjuangan dalam mentarbiyyah sahabat.,
Pengalaman yang mengajar erti kesabaran dan kepayahan..

Sahabat seperjuanganku,
1 ghazali 2009,
-safura
-ayuni
-eli
-fatin
-nurin
-shasha
-aulia
-fuadah
-zaity
-mia
-sofia
-hafidzah
-syafiqah
-ain
-farhah

saya tahu saya bukanlah pemimpin yang baik buat antunna semua.
saya tahu masih banyak kekurangan dan kelemahan saya.
Maafkan saya andai sepanjang saya menjadi ketua kelas antunna,
banyak salah yang saya lakukan...

sesungguhnya,
saya bukanlah manusia yang serba sempurna.
saya hanya manusia biasa yang ada kelebihan dan kekurangan .

maafkan saya.

Nasib baik masa hari last sekolah kelas kami tiada 'drama airmata'.

Hari ini juga hari dapat result UPSR~
Tiba-tiba saya terkenang memori saya masa muda-mudi dulu..
Zaman sekolah rendah~ Detik-detik dapat result UPSR~

Detik-detik itu u menjadi detik-detik manis dalam kamus hidup saya.. :)
Tahniah saya ucapkan pada sesiapa yang cemerlang dalam UPSR~
tak kiralah berapa A yang dia dapat.
sebenarnya, 5A upsr tidak menjanjikan masa depan yang cerah..~
masih banyak ranjau2 yang perlu kita lalui~
Jadi kalau tak dapat 5A tu, jangan kecewa.
PMR ada lagi, SPM ada lagi.,

Dan hari terakhir sekolah juga memberikan berita yang suka dan duka.
Suka kerana dipilih menjadi saf kepimpinan sekolah, pengawas. Untuk sesi tahun hadapan.
Dan duka kerana sebuah tanggungjawab yang amat berat telah tergalas di bahu kerdil saya.

Kadang-kadang timbul rasa cuak.
sebab saya pernah dengar..
"seberat-berat benda yang ada di muka bumi ialah,tanggungjawab dan amanah yang perlu dipikul~"

Kadang-kadang rasa pilu bertandang di hati saya kerana terpaksa meninggalkan bumi al-amin bagi tahun ini.,


Selamat tinggal tingkatan 1.
Tahun depan saya mula menjadi senior..
senior kepada adik-adik tingkatan 1 tahun hadapan.,

Masih saya ingat kata-kata azimat kakak f5.

"persiapkan diri antunna untuk menjadi senior tahun hadapan! ajaklah junior antunna ke arah kebaikan.kakak2 akan sentiasa mendoakan antunna"

..................


Sebenarnya peristiwa 19 November ini banyak.,

Hari ini juga ulangtahun perkahwinan antara umi dan abah yang ke 22.
umi buat pizza sebanyak 11 keping~!
sebab family saya ada 11 (campur dengan abah ummi)

cumaa...
tak cukup korum..
Kak Rah tak dapat sambut sama sebab tak balik cuti lagi~

rasa2nya sudah lama jari-jari saya menari-nari menekan keyboard..

korang pun mesti boring baca post saya..~
ok..
cukup sini saja..

SalamSayang,
MutmainnahMazlan
November 2009

Tuesday, November 17, 2009

Mukhayyam...~

Minggu Lepas..
Sekolah kami ada buat Mukhayyam Khariji di Sungai Ular, Pahang,..~..

Mukhayyam ni...
agak mencabar la jugak~!

Hari first..,,
Kami belajar cara-cara menggunakan BEARING...
Waktu malam.. hujan turun dengan lebatnya..
Maka, terpaksalah kami semua solat dalam hujan..
hujan yang lebat..
sampai waktu nak sujud tu.. terpaksa tahan nafas sebab bimbang akan tersedut air..

Oleh sebab hujan turun lebat sangat..,,
kami diarahkan untuk tidur pukul 9 malam!~
ana hirasah dari pukul 9 hingga pukul 10.30 malam...,,

Tapi..,
Pada pukul 2 kami diarah untuk bangun sebab ada aktiviti ' ziarah kenangan'
ZIARAH KUBUR~..

perjalanan camp site dengan tanah perkuburan lebih kurang 2km...

~adelah ambil masa 40 minit untuk sampai ke tanah perkuburan..

Ustaz Idris arahkan kami semua baca Qur'an untuk sedekahkan kepada si mati..~!
Tapi, sebelumtu, kami diberi tazkirah mengenai hakikat kehidupan ini~..
Tazkirah mengenai kematian yang akan datang bila-bila masa sahaja...~..

Tapi, ada beberapa orang yang tak bawa tafsir..
So,.. apelagi! kene dendalah!~
~kena denda cabut rumput di tanah perkuburan..
~kena denda mengira batu nisan..~

Lepas habis ziarah kenangan...,
kami ke camp site dan terus menunaikan solat subuh..

Esoknya,
ada aktiviti air...
best jugak berenang...~!
seharian berenang sampai muka jadi gelap..


Masa mukhayyam..,,
kami diarahkan untuk memasak sendiri..
hari 1st...
kami makan nasi keras!~
Sebab menanak nasi kurang air..
haihh...

Sepanjang mukhayyam..
kami asyik makan makanan bertin..
Tapi.. tak pelah... ada makanan jugak~!

Hari kedua,
ada persembahan oleh setiap kumpulan...
Dan setiap kumpulan juga wajib bentang tentang nama kumpulan masing-masing..~!

Banyak kisah tokoh2 pejuang islam yang saya baru tahu semasa mukhayyam...

Masa hari kedua jugak..
kami ada night walk..
Jalan2 dari pukul 10 lebih sampai 3 lebih...
Jalan kaki!
penat!Dah lah masa tu kami mengantuk!
sebab semalam tidur sekejap sebab ada ziarah kenangan...
lepas tu seharian berendam dalam air...

Night walk kami jauh jugak..
adelah dekat kira2 10 km!
Kalau dibundarkan~!
9.7 km tu!
Jalan kaki! Tak sangka dapat jalan sejauh tu!
Jalan sampai lalu lebuh raya pantai timur..

ade jugak rasa gerun sebab jalan tepi lebuh raya..
Tapi, nasib baik kenderaan tak banyak lalu lalang kat situ!

Kami jugak diarahkan supaya menghabiskan 3o batang sosej sekumpulan!
aih! sape lah nak makan sosej dan 2 buku roti malam-malam buta..
Nak tak nak.. sosej dan roti kami sumbat dalam mulut...


Bila dah habis night walk..
Apa yang kami fikir,..,
TIDUR
TIDUR
TIDUR


Oleh kerana khemah kumpulan saya penuh dengan barang..,
Jadi.. tak muatlah untuk tidur..
sebahagian tidur di luar..
sebab tak selesa tidur dalam khemah..
hapak..,,
banyak pakaian lembap sebab hujan...!~

saya tidur kat luar..
hampar tikar kat luar...
dan tidur..
udara malam tu sejuk sangat...
disebabkan kepenatan..
tak ada yg hirasah! termasuk banin..
kalau banat tu sebahagian je hirasah...


Tgh kami nyenyak tidur...
wisel ditiupkan!
kami berkumpul...
bila kira jumlah kumpulan...
ada kumpulan yg tak cukup ahli!~


HILANG!!!!
tak tahu dia kat mana...
kami diarahkan untuk cari orang yg hilang!~
serius!masa tu ramai orang pucat! mestilah risau! ada org hilang!

muallim cakap, ada orang yg naik motor culik..
lepastu, abg2 f5 ckp, dia ada jumpa tapak kasut di gigi air~
masuk dlam air ke org yg hilang tu?

bila kitorang tengok...
eh! tak de pun tapak kasut...
diorang cakap, kesan tapak kasut tu dah hilang
ciseng~!
cari punya cari ...rupenye ade dalam kereta muallim!!
Ish!!!!!!!!
sangsi@!!!!

Macam mana org culik pergi sumbat mangsa dalam kereta muallim...
akhirnya..,,
baru kami tahu...
tu hanyalah perancangan muallim-muallimah...

Nak beri pengajaran pd kami sebab tak hirasah!
eii...
Ganggu tidoo je..
tp.. x pelah...


esoknya, dah boleh balik rumah..
tapi, masa penutup cuaca sangat panas,,,..
habis kulit muka jadi gelap..
ramai yg mengelupas...

tapi,
itulah bukti kami pergi mukhayyam..

sepanjang mukhayyam banyak pengalaman dapat saya kutip...

pengalaman
  • pahit
  • manis
  • tawar
  • payau
semua saya dapat...
ukhuwwah dengan kawan pun jadi makin baik..
sikap bantu membantu pun dapat dipupuk...

Seronok pergi mukhayyam...
mukhayyam banyak menyedarkan saya tentang erti
  • persahabatan
  • usaha
  • kerja kumpulan
  • kesabaran
  • bnyk lagilah!~
Insya Allah tahun depan boleh pergi lagi

Thursday, November 5, 2009

Paku Oh Paku!


PAKU YANG LEKAT DI HATI

“Jangan suka menyakiti hati orang lain dengan kata-kata kita,” nasihat seorang ibu kepada anaknya.

“Saya tahu itu salah, ibu. Tapi, saya akan cepat minta maaf. Itu satu kelebihan juga, bu?” Kilas si anak.

“Tetapi perbuatan kamu itu menyakitkan hati orang, anakku,” kata ibu itu lagi.

“Saya rasa tidak, saya tidak kejam. Selepas minta maaf, segala-galanya langsai, bu.” Si ibu berfikir. Apakah cara untuk menyedarkan anaknya daripada sifat buruk ini?

“Kalau begitu, kamu ikut cadangan ibu ini. Moga kamu akan fahami maksud ibu nanti.” Tanpa membantah anak itu setuju.

“Begini, setiap kali kamu menyakiti hati seseorang, kamu ketuk sebilah paku ke dinding ini. Kemudian, setelah kamu meminta maaf, kamu cabut semula paku yang kamu ketuk itu!”

“Baik, ibu.” Beberapa bulan berlalu, mereka sama-sama menghadap dinding tersebut. “Lihat ibu, mana ada paku yang tinggal?” Ujar si anak dengan bangga.

“Semuanya telah dicabut. Memang ramai orang yang saya sakiti hati mereka, tetapi semuanya telah memaafkan saya setelah saya meminta maaf.”

“Betul kamu sudah minta maaf dan mereka telah memaafkan, tapi sedarkah kamu…?”

“Maksud ibu?”

“Cuba kamu tengok dinding ini. Semuanya sudah tebuk, calar dan ‘berkematu’. Itulah hati-hati yang telah kamu sakiti. Walaupun kamu sudah dimaafkan, tetapi kesan perbuatan buruk itu masih berbekas di hati mereka. Hati yang dilukai ada parutnya, anakku…”

Si anak merenung dinding yang tebuk-tebuk itu. Sudah tidak indah lagi seperti asalnya. Begitukah hati-hati orang yang telah aku sakiti?

Pengajaran: Meminta maaf adalah perbuatan terpuji. Tetapi berusaha agar kita tidak terpaksa meminta maaf (maksudnya menghindarkan diri daripada menyakiti hati orang lain) jauh lebih terpuji. Ya, luka di hati itu lebih sukar diubati daripada luka di tangan.

Wednesday, November 25, 2009

Salam Aidil Adha~

Assalamualaikum...~

Salam Aidil Adha~
Selamat menunaikan ibadah korban~


p/s: Kalau ada darah tinggi jangan makan daging banyak sangat~!

---nothing to say!----

Friday, November 20, 2009

Cerita..., -Hikayat Sang Pohon Cantik

Hikayat Sang Pohon Cantik


Nun,di sebuah hutan belantara tumbuhlah sebatang pohon yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan jutaan pohon yang lainnya. Ia memiliki batang yang sangat lurus dan tegak, akarnya yang kukuh, serta aroma khasnya yang harum, semerbak, memenuhi seluruh isi hutan. Sehingga tidaklah menjadi hairan, ramai sekali para pencari kayu bakar yang merasa tertarik kepada pohon itu. Bahkan ramai yang berniat baik untuk turut memelihara keindahan pohon itu. Dengan senang hati mereka membiarkan pohon tersebut tetap tumbuh.

Sering kali mereka menyempatkan diri untuk menyiraminya dengan air yang diperoleh dari lubuk bening di pinggir hutan. Semua itu mereka lakukan dengan penuh harap agar suatu saat kelak, di alam yang mulai penuh dengan kerosakkan ini, Sang Pohon Cantik akan tumbuh dengan sejuta pesona. Memberikan warna perubahan bagi siapa saja, untuk lebih mencintai lingkungan mereka dan berhenti membuat kerosakan.

Sementara bagi para penebang pohon yang liar, keberadaan pohon cantik itu sangatlah mengganggu. Mereka sedar, apabila pohon tersebut tumbuh dengan baik, maka akan banyak perhatian yang akan tertuju kepada hutan itu. Perhatian yang tentu saja membuat langkah mereka semakin sulit dalam membuat kerosakan di dalam hutan itu. Para penebang pohon yang liar itu berikrar, mereka akan memindahkan pohon cantik itu ke halaman rumah-rumah mereka. Tetapi kalau tujuan itu tidak tercapai, maka mematikan pohon itu adalah cara terbaik yang harus mereka tempuh.

Beruntung, pohon cantik tersebut mendapat penjagaan yang sangat rapi dari para pencari kayu bakar yang baik hati. Mereka secara bergiliran mengiring berjalan dengan sangat waspada agar pertumbuhan Sang Pohon terjaga . Selain itu, pohon tersebut rupanya memiliki akar yang dapat menumbuh dengan cepat. Sehingga sari-sari makanan yang ada dalam tanah dapat diserap dengan baik. Demikian juga dengan air yang ada, dapat digunakan oleh Sang Pohon untuk menampung kehidupannya.

Dipendekkan cerita,pohon tersebut telah tumbuh besar, daunnya yang rimbun menghijau membuat mata tak lelah untuk memandang, dari dahan-dahannya lahir wangian semerbak harum yang menyeliputi seluruh hutan, dan satu lagi, pohon cantik tersebut memiliki buah yang sangat manis. Selain dapat menghilangkan dahaga, juga dapat mengenyangkan para penikmatnya. Terasalah berkah Sang Pencipta bagi para pencari kayu bakar, meskipun para penebang pohon yang liar masih saja mencari helah untuk selalu menghapuskan pohon itu.


Namun, demikianlah kudrat keberadaan setiap makhluk yang hidup dan tumbuh di atas muka bumi ini, tak satupun yang abadi! Tak terkecuali dengan keadaan pohon cantik yang disanjung para pencari kayu bakar dan seluruh penghuni hutan. Pada suatu petang, ketika langit mulai gelap, angin pun kencang berhembus. Pucuk pohon cantik bergoyang dengan hebatnya. Ia sekuat tenaga mengimbangi keadaan yang mana pada bila-bila masa boleh menumbangkannya. Sang Pucuk terus bergerak, awalnya hanya berniat untuk mempertahankan diri dari keadaan alam yang ia hadapi.

Tetapi lama-kelamaan ia sedar, bahwa sebenarnya ia dapat mengatasi sepenuhnya serangan angin tersebut. Ia yakin benar telah ditampung oleh akar yang kuat, dan dahan-dahan yang kukuh, serta dedaunan yang dapat menahan laju dan kencangnya angin dengan sempurna. Kerana keyakinannya itulah tiba-tiba ia membuat sebuah gerakan yang tidak disangka-sangka oleh Sang Akar, yang sekuat tenaga mencengkam tanah.

Sang Pucuk menari, bukan hanya mengikut arah angin, namun terkadang ia membuat gerakan yang membingungkan Sang Akar dalam mempertahankan keseimbangannya. Dan, Sang Akar pun mengeluarkan bantahannya; "Hai, pucuk. Berhentilah menari! Aku bingung melihatmu!" "Kenapa mesti bingung, Akar? Aku tahu benar situasi yang ada. Ikut sajalah!" "Bagaimana aku hendak mengikuti tarianmu, kalau kamu susah diikuti" "Percayalah, akar. Aku diatas mampu melihat semuanya. Bukan hanya batang, daun, dan kau akarku sendiri. Tetapi jarak puluhan batu di sekeliling kita pun dapat aku lihat dengan jelas" "Hai, apa salahnya aku mengingatkanmu, pucuk?" "Kau salah akar, harusnya kau ikut saja apa kataku. Kerana posisimu di bawah, dan kau tidak tahu apa-apa tentang dunia ini!"

"Aduhai…angkuh nian kau, pucuk! Kalaulah tak ada aku, mana mungkin kau dapat berdiri dan berada di atas sana!" "Sudahlah, kenapa kalian malah bertengkar, hah?!" Sang Daun menegahi suasana yang semakin panas. "Kerana dia mulai merasa angkuh, daun!" akar mengarahkan serabut akarnya kepada Sang Pucuk. "Apa urusanmu, akar?! Ikuti sajalah kataku, dan kau akan selamat" "Apakah kalian lupa, hah? Kalian itu saling memerlukan! Tidak akan ada kehidupan kalau tidak aku, kau, dan si akar itu. Sedarlah, saudaraku! kawanku!" Sang Daun kembali berkata-kata dengan perasaan yang sedih kerana pertelingkahan saudaranya sendiri.

Perdebatan demi perdebatan terus bergulir di antara keduanya. Sang Pucuk tidak merasa harus mengalah sedikit pun terhadap Sang Akar. Ia merasa bahawa ialah segalanya, dialah ketua kerana berada di tempat yang paling atas. Ia merasa ditakdirkan Tuhan untuk berada di atas dengan segala penglihatannya yang luas akan dunia ini. Ia merasa Tuhan telah memberikan kekuasaan mutlak kepadanya untuk berbuat sesuka hati. Sementara, Sang Akar merasa kecewa, Sang Pucuk telah mengambil langkah yang keliru dalam melaksanakan upaya menjaga kelangsungan hidup seluruh bagian pohon tersebut. Dan, Sang Daun yang berusaha meleraikan perdebatan itu pun tak berdaya menenangkan keduanya, meski ia tak pernah merasa lelah untuk mendamaikan perseteruan dua saudara satu tubuh itu.

Waktu yang digariskan mungkin saja telah tiba, kerana perdebatan yang berlarutan itu, Sang Akar bermalas-malasan untuk menyerap air dan zat-zat yang dibutuhkannya. Demikian juga Sang Daun, kerana kelelahan melerai perdebatan kedua saudaranya, ia lupa untuk mengolah makanan meskipun matahari terus bersinar sepanjang hari. Dan, Sang Pucuk rupanya semakin terlena. Ia tidak menyadari dua saudara dibawahnya sudah mengalami gangguan. Ia tetap berlenggok mengikuti arah angin dengan irama yang menghiburkan hatinya. Hingga tibalah saat di mana angin justeru berhembus dengan sangat perlahan.

Sang Pucuk terlena kerana desirnya, ia merasa ngantuk dan ia biarkan gerakannya yang tidak beraturan, dan ia pun mulai terpejam. Terlelap dalam tidur yang tidak disedarinya, dan angin datang menyerang. Tubuhnya terkulai. Sang Daun yang lapar tidak berdaya menahan tubuh Sang Pucuk yang datang tiba-tiba. Ia ikut terjatuh. Sementara di bawah, Sang Akar yang bermalas-malasan tidak lagi memiliki cengkaman yang kuat terhadap tanah di sekelilingnya. Sang Akar tidak berkuasa menahan tubuh kedua saudaranya yang terjatuh lebih dulu. Ia tercabut, bercerai-berai.

Beginilah akhirnya kisah pohon cantik,sebuah cerita yang menyedihkan.Para pencari kayu bakar yang baik hati bermuram durja, sementara para penebang liar bergelak tawa, "Tak perlu kita robohkan, kawan. Mereka roboh sendiri kerana permusuhan…!! " "O, bahkan tak perlu angin yang kencang rupanya…….kasihan betul….." demikianlah kata penebang pohon yang liar.

Dari sini saudara-saudaraku dapatkah kita mengambil sedikit iktibar dari cerita ini? Marilah kita jauhi permusuhan yang meleraikan silaturrahim antara kita, janganlah berdendam kerana dendam itu tidak membawa kedamaian.. saling hormat menghormati dan bersatu padulah kita agar syiar Islam dapat diteruskan dan digemilangkan.. dan agar kita tetap menjadi orang yang beriman.. InsyaAllah..

'Perumpamaan orang beriman yang berkasih sayang, dan saling rahmat merahmati dan di dalam kemesraan sesama mereka adalah seperti satu tubuh, apabila satu anggota mengadu sakit, maka seluruh tubuh akan turut merasainya.'


sumber,
www.iluvislam.com

Hari ini..

Hari in 20 Nov 09~
Hari Ihtifal a.k.a Hari penyampaian hadiah~!

Tapi..,
untuk sekolah rendah!Bukan sekolah menengah~!
Ihtifal sekolah menengah tahun depan~!

Result exam pun bukan sepenuhnya dah dapat~!
Oh,rasa macam tak nak tahu saja~!
Cuak..=====

Tapi, Alhamdulilah.Saya dah cuba yang terbaik untuk cemerlang.

Result exam ni kadang-kadang macam
OMBAK.

Kadang-kala turun naik.
So.
Konklusi untuk result final.-(setakat yang dah dapat)
GEMBIRA atau SEDIH.
ada subjek menurun.
ada subjek menaik.
ada subjek jatuh merudum.
ada subjek yang naik mendadak.

Ironinya,
apa yang patut saya rasa?
Gembira?
sedih?
kecewa?
biasa-biasa?

atau

ENTAH!

jawapan saya ENTAH.~
Taktahu.,

Oh,ya!
Berbalik pada topik.,
Sebenarnya.,
Tak lain dan tak bukan.,
saya hanya ingin ucapkan TAHNIAH
buat ex-junior saya yang berjaya
merangkul anugerah tokoh,anugerah kecemerlangan atau apa-apa saja!~

Sebenarnya.,
Tiada apa yang menarik hari ini.
Cuma ada sesuatu peristiwa yang menyebabkan jantung saya hampir gugur pada hari ni.
hiperbola.

Dan hari ini juga saya dapat tahu.
Kawan lama saya akan belajar dia Al-Amin semula pada tahun hadapan!~
Nampak gayanya, pesaing akan bertambah!
Selamat Datang Sarah Nur SyafiQah~!

Tahniah ya Ain ,
Kerana berjaya mendapat anugerah pelajar mithali a.k.a pelajar contoh~
Semoga kejayaan kalian semua (ex-juniorku) akan menjadi batu loncatan untuk berjaya di masa akan datang~!

Ok.
Bercakap soal cuti.
Sebenarnya apa ya perancangan kalian untukcuti ini?
Dan apa perancangan cuti saya?

Setakat ni,.~
Saya baru merancang untuk menyertai MAP.~ motivasi alihan pelajar..

apa-apapun,
Gunakan masa cuti ini dengan sebaiknya.

Perempuan itu...


~perempuan~



Kita lihat hari ini, masyarakat, baik lelaki atau perempuan, orang tua atau anak-anak, telah melupakan sebahagian perempuan-perempuan agung yang sepatutnya dijadikan contoh, qudwah untuk wanita-wanita seluruh dunia, sepanjang zaman. Sesungguhnya, figur-figur inilah yang mengusung panji ISLAM dalam kehidupan, seterusnya memuliakan diri mereka dengan kalimah ALLAH SWT. Maka hari ini, saya nak memperingati perempuan-perempuan yang dilupakan oleh ummah ini.


Ramai manusia sudah melupakan Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid. Dialah yang digelar Afifah Solehah (wanita suci). Seorang wanita yang sanggup berkorban segala kekayaannya untuk membantu dakwah Rasulullah SAW. Dialah yang paling pertama beriman, tanpa meragukan seruan Rasulullah SAW. Dialah wanita, yang menenangkan suaminya yang ketakutan tanpa memperlekehkan. Dialah wanita, yang tegar bertahan susah senang bersama suaminya, sehingga nyawa ditarik ALLAH SWT. Bayangkan, dia adalah seorang yang kaya raya, hartawan, tetapi sanggup dipulau bersama Rasulullah SAW selama 3 tahun 3 bulan dan makan pucuk kayu sahaja hingga pecah-pecah mulut.


Ramai juga terlupa dengan Fatimah Az-Zahrah binti Rasulullah SAW. Dialah yang bertahan di sisi Rasulullah SAW ketika ayahandanya itu diseksa teruk. Tanpa kecewa, tanpa rasa hendak berputus asa, dia sentiasa membantu ayahandanya yang sering disakiti. Tangannya yang bersih dan suci itulah yang mencuci najis yang dibalingkan ke tubuh ayahandanya. Tangannya yang suci itulah yang membersihkan segala luka ayahandanya. Seorang wanita yang tabah, kuat menempuhi segala dugaan.


Ramai yang telah terlupa akan seorang wanita bernama Asiah. Dia adalah isteri kepada Firaun yang menentang Musa. ALLAH telah menjadikan bicara lembutnya menyelamatkan Musa AS dari dibunuh Firaun. ALLAH juga menjadikan dia antara yang beriman dengan seruan Musa AS. Malah, ALLAH telah merakamkan namanya di dalam Al-Quran, dan menjanjikan kepadanya syurga atas balasan ketabahannya dalam mengharungi hidup bersama Firaun dan menerima segala seksaannya dalam mengekalkan deen ISLAM dalam dirinya.


Ramai pula yang tidak tahu berkenaan Masyitah. Dia adalah tukang penyisir rambut anak Firaun. Beriman kepada ALLAH SWT dan Nabi Musa, kemudian keimanannya diketahui oleh Firaun. Akhirnya dia bersama suami, serta anaknya yang masih bayi telah dicampakkan ke dalam kuali penuh minyak mendidih. Walaupun nyawa di hujung tanduk, imannya tidak tergadai, malah terjun dengan penuh keyakinan. Masyitah mati syahid mempertahankan imannya dari digadai.


Ramai juga yang telah terlupa kepada Si Suci Maryam, ibu kepada Isa AS. Sang Perawan itu menjaga dirinya, mengabdikan diri dalam bilik yang terkunci, ALLAH memuliakannya dengan memilih Zakaria as sebagai penjaga. Maryam yang suci inilah dipilih ALLAH untuk mengandungkan Isa AS. Apabila dia melahirkan Isa AS dan ditohmah dengan pelbagai dugaan, dia bergantung kepada ALLAH, dan bersangka baik atas segala apa yang berlaku ke atasnya. Akhirnya anaknya Isa AS boleh berbicara dan menyeru manusia sedari buaian.


Siapakah yang hendak mencontohi Nusaibah RAH? Ketika Perang Uhud, Nusaibah keluar memberi minum kepada pasukan Muslimin yang kehausan dan merawat mereka yang mendapat luka. Apabila tentera Islam menjadi terdesak dan lari dari medan perang, cuma ada seratus orang sahaja yang tetap bertahan dan Nusaibah adalah salah seorang yang menghunuskan pedang serta memakai perisai bagi melindungi Rasulullah dari diserang musuh. Kesungguhan Nusaibah melindungi Rasulullah begitu hebat, hinggakan Rasulullah berkata, “Aku tidak menoleh ke kiri dan ke kanan kecuali melihat Ummu Imarah (Nusaibah) berperang dihadapanku.”

Ketika itu, anaknya Abdullah luka parah ditikam musuh. Dia mengikat luka anaknya lalu berkata, “Bangun wahai anakku.” Anaknya itu terus bangun dan melawan tentera musuh. Rasulullah yang melihat peristiwa itu bersabda. “Wahai Ummu Imarah, siapakah yang mampu berbuat seperti mana yang engkau lakukan?” Ketika tentera musuh yang menikam anaknya itu menghampiri, Rasulullah berkata kepadanya, “Ini dia orang yang telah melukakan anakmu.” Nusaibah menghampiri orang itu dan menikam betisnya dengan pedang. “Ya, Ummu Imarah! Engkau berjaya membalasnya,” kata Rasulullah sambil tersenyum melihat kesungguhan Nusaibah hatta Rasulullah SAW pun bersorak untuknya. Siapakah yang mengingati Ummu Imarah ini?



Siapakah pula yang hendak menjadi seperti Ummu Sulaim? Dia berkahwin dengan Abu Talhah dengan mahar iman. Abu Talhah seorang kafir ketika itu, jatuh hati kepada Ummu Sulaim yang masih muslim. Ummu Sulaim berkata: “Jika hendak mengahwiniku, maka maharnya adalah iman”. Maka islamlah Abu Talhah. Sehingga ada sahabat yang berkata, “Aku belum pernah melihat seorang wanita sama sekali yang lebih mulia maskawinnya dibandingkan dengan maskawin Ummu Sulaim.” Malah, dia mentarbiyyah suaminya, sehingga suaminya menjadi seorang sahabat yang komited. Siapa yang tidak kenal dengan Abu Talhah? Dialah yang menyambut semua panahan yang ditujukan kepada Rasulullah SAW, pada hari Uhud dengan belakang tubuhnya. Lihatlah bagaimana Ummu Sulaim mentarbiyyah suaminya? Adakah lagi isteri yang sebegitu hari ini?


Siapakah pula yang mengingati isteri kedua Rasulullah SAW, Ummu Salamah? Bagaimana cerdiknya dia, bijaknya dia sehinggakan dia menjadi penasihat yang baik kepada Rasulullah SAW. Ketika peristiwa Perjanjian Hudaibiyyah, apabila Rasulullah mengarahkan semua sahabat-sahabatnya menyembelih haiwan dan bercukur rambut, tiada seorang pun yang bangkit menyahut arahannya. Rasulullah SAW hairan, lantas kembali ke khemah, lalu berkata di hadapan Ummu Salamah, “Kenapakah berlaku begitu?” Ummu Salamah berkata, “Jangan kau hiraukan mereka, cukurlah rambutmu, dan sembelihlah haiwanmu” Bila Rasulullah SAW melakukan, semua sahabat mengikuti.


Siapakah pula yang hendak mencontohi isteri Rasulullah SAW, Aisyah RA? Ketika peristiwa Hadith Ifki (kisah rekaan) berlaku, menumpahkan fitnah ke atasnya, mengotorkan namanya, dia tetap teguh, yakin kepada ALLAH SWT. Tiada sebentar pun dia bersangka buruk kepada ALLAH SWT bila ditimpa dugaan.


Siapakah pula yang mengingati Asma’ binti Abu Bakr? Dia digelar Zat An-Nitaqain kerana mengoyakkan tali pinggangnya kepada dua untuk membawa makanan kepada Rasulullah SAW dan bapanya Abu Bakr RA ketika persembunyian di Gua Thur. Dialah juga yang dilempang oleh Abu Jahal sehingga tercabut subang di telinganya, kerana tidak mahu memberitahu posisi Rasulullah SAW dan bapanya ketika hijrah. Dialah juga yang mentarbiyyah anaknya, Abdullah Ibn Zubair RA, sehingga menjadi seorang sahabat Rasulullah SAW yang berani.


Siapakah pula yang ingat kepada Khansa? Dia mempunyai empat orang anak. Dia mentarbiyyah empat orang anaknya dengan baik. Apabila mendapat seruan jihad, dihantarnya anaknya yang sulung. Anak sulungnya syahid. Dihantar pula yang kedua. Yang kedua juga syahid. Dihantar pula yang ketiga. Yang ketiga juga syahid. Begitu jugalah juga dia menghantar anaknya yang keempat, dan yang keempat itu pun syahid. Akhirnya dia menangis. Orang berkata, “Khansa kesedihan kerana kehilangan semua anaknya” Tetapi tahukah kalian apakah jawapannya? “Diamlah kalian, sesungguhnya aku bersedih kerna aku tidak punya anak lagi untuk dihantar berjihad di jalan ALLAH”


Wahai perempuan hari ini, siapakah antara kamu yang mengingati mereka? Wahai lelaki hari ini, siapakah antara kamu yang mengenang mereka? Wahai ummah, hari ini perempuan mana yang kamu puja dan puji? Oh masyarakat, hari ini perempuan bagaimana yang kamu sanjungi? Oh perempuan, hari ini perempuan mana yang kamu ikuti dan contohi? Oh lelaki, hari ini perempuan yang bagaimana kamu gila-gilai untuk jadikan isteri? Siapa? Sesungguhnya perempuan-perempuan dalam lipatan sirah ini telah dilupakan. Mereka sememangnya perempuan-perempuan yang telah dilupakan. Sedangkan pada diri mereka, terdapat kemuliaan yang tiada tandingan. Dan hari in saya teringatkan perempuan-perempuan itu.






Thursday, November 19, 2009

Ukhuwwah itu..,

Bismillahirrahmaanirrahiim............ AssalamuaLaikum..~ Apa khabar Imanmu? Semoga subur dibajai zikrullah..~

Alhamdulillah.. Bagi negeri2 di Terengganu.., Cuti sekolah dah bermula.. cuti sekolah tahun ni lebih kurang 44 hari~ Ustaz Khairuddin bagi kerja.. kena hafaz surah al-Baqarah 1 juz.. hmm,..,, sebenarnya 2 perasaan yang saya alami sebab sekolah dah cuti...
SEDIH dan GEMBIRA.
sedih sebab kena berpisah dengan kawan-kawan yang sudah sebati dengan hidup saya..
Gembira kerana jawatan ketua kelas saya dah berakhir..,,

rupa-rupanya jawatan itu maha berat bagi saya..
untuk menjaga 15 orang anak buah yang semuanya puteri~
tetapi., pengalaman itu menjadi pengalaman yang amat bermakna buat diri saya.,
Pengalaman tentang eratnya ikatan ukhuwwah dan persahabatan.
Pengalaman yang mengajar erti sebuah perjuangan dalam mentarbiyyah sahabat.,
Pengalaman yang mengajar erti kesabaran dan kepayahan..

Sahabat seperjuanganku,
1 ghazali 2009,
-safura
-ayuni
-eli
-fatin
-nurin
-shasha
-aulia
-fuadah
-zaity
-mia
-sofia
-hafidzah
-syafiqah
-ain
-farhah

saya tahu saya bukanlah pemimpin yang baik buat antunna semua.
saya tahu masih banyak kekurangan dan kelemahan saya.
Maafkan saya andai sepanjang saya menjadi ketua kelas antunna,
banyak salah yang saya lakukan...

sesungguhnya,
saya bukanlah manusia yang serba sempurna.
saya hanya manusia biasa yang ada kelebihan dan kekurangan .

maafkan saya.

Nasib baik masa hari last sekolah kelas kami tiada 'drama airmata'.

Hari ini juga hari dapat result UPSR~
Tiba-tiba saya terkenang memori saya masa muda-mudi dulu..
Zaman sekolah rendah~ Detik-detik dapat result UPSR~

Detik-detik itu u menjadi detik-detik manis dalam kamus hidup saya.. :)
Tahniah saya ucapkan pada sesiapa yang cemerlang dalam UPSR~
tak kiralah berapa A yang dia dapat.
sebenarnya, 5A upsr tidak menjanjikan masa depan yang cerah..~
masih banyak ranjau2 yang perlu kita lalui~
Jadi kalau tak dapat 5A tu, jangan kecewa.
PMR ada lagi, SPM ada lagi.,

Dan hari terakhir sekolah juga memberikan berita yang suka dan duka.
Suka kerana dipilih menjadi saf kepimpinan sekolah, pengawas. Untuk sesi tahun hadapan.
Dan duka kerana sebuah tanggungjawab yang amat berat telah tergalas di bahu kerdil saya.

Kadang-kadang timbul rasa cuak.
sebab saya pernah dengar..
"seberat-berat benda yang ada di muka bumi ialah,tanggungjawab dan amanah yang perlu dipikul~"

Kadang-kadang rasa pilu bertandang di hati saya kerana terpaksa meninggalkan bumi al-amin bagi tahun ini.,


Selamat tinggal tingkatan 1.
Tahun depan saya mula menjadi senior..
senior kepada adik-adik tingkatan 1 tahun hadapan.,

Masih saya ingat kata-kata azimat kakak f5.

"persiapkan diri antunna untuk menjadi senior tahun hadapan! ajaklah junior antunna ke arah kebaikan.kakak2 akan sentiasa mendoakan antunna"

..................


Sebenarnya peristiwa 19 November ini banyak.,

Hari ini juga ulangtahun perkahwinan antara umi dan abah yang ke 22.
umi buat pizza sebanyak 11 keping~!
sebab family saya ada 11 (campur dengan abah ummi)

cumaa...
tak cukup korum..
Kak Rah tak dapat sambut sama sebab tak balik cuti lagi~

rasa2nya sudah lama jari-jari saya menari-nari menekan keyboard..

korang pun mesti boring baca post saya..~
ok..
cukup sini saja..

SalamSayang,
MutmainnahMazlan
November 2009

Tuesday, November 17, 2009

Mukhayyam...~

Minggu Lepas..
Sekolah kami ada buat Mukhayyam Khariji di Sungai Ular, Pahang,..~..

Mukhayyam ni...
agak mencabar la jugak~!

Hari first..,,
Kami belajar cara-cara menggunakan BEARING...
Waktu malam.. hujan turun dengan lebatnya..
Maka, terpaksalah kami semua solat dalam hujan..
hujan yang lebat..
sampai waktu nak sujud tu.. terpaksa tahan nafas sebab bimbang akan tersedut air..

Oleh sebab hujan turun lebat sangat..,,
kami diarahkan untuk tidur pukul 9 malam!~
ana hirasah dari pukul 9 hingga pukul 10.30 malam...,,

Tapi..,
Pada pukul 2 kami diarah untuk bangun sebab ada aktiviti ' ziarah kenangan'
ZIARAH KUBUR~..

perjalanan camp site dengan tanah perkuburan lebih kurang 2km...

~adelah ambil masa 40 minit untuk sampai ke tanah perkuburan..

Ustaz Idris arahkan kami semua baca Qur'an untuk sedekahkan kepada si mati..~!
Tapi, sebelumtu, kami diberi tazkirah mengenai hakikat kehidupan ini~..
Tazkirah mengenai kematian yang akan datang bila-bila masa sahaja...~..

Tapi, ada beberapa orang yang tak bawa tafsir..
So,.. apelagi! kene dendalah!~
~kena denda cabut rumput di tanah perkuburan..
~kena denda mengira batu nisan..~

Lepas habis ziarah kenangan...,
kami ke camp site dan terus menunaikan solat subuh..

Esoknya,
ada aktiviti air...
best jugak berenang...~!
seharian berenang sampai muka jadi gelap..


Masa mukhayyam..,,
kami diarahkan untuk memasak sendiri..
hari 1st...
kami makan nasi keras!~
Sebab menanak nasi kurang air..
haihh...

Sepanjang mukhayyam..
kami asyik makan makanan bertin..
Tapi.. tak pelah... ada makanan jugak~!

Hari kedua,
ada persembahan oleh setiap kumpulan...
Dan setiap kumpulan juga wajib bentang tentang nama kumpulan masing-masing..~!

Banyak kisah tokoh2 pejuang islam yang saya baru tahu semasa mukhayyam...

Masa hari kedua jugak..
kami ada night walk..
Jalan2 dari pukul 10 lebih sampai 3 lebih...
Jalan kaki!
penat!Dah lah masa tu kami mengantuk!
sebab semalam tidur sekejap sebab ada ziarah kenangan...
lepas tu seharian berendam dalam air...

Night walk kami jauh jugak..
adelah dekat kira2 10 km!
Kalau dibundarkan~!
9.7 km tu!
Jalan kaki! Tak sangka dapat jalan sejauh tu!
Jalan sampai lalu lebuh raya pantai timur..

ade jugak rasa gerun sebab jalan tepi lebuh raya..
Tapi, nasib baik kenderaan tak banyak lalu lalang kat situ!

Kami jugak diarahkan supaya menghabiskan 3o batang sosej sekumpulan!
aih! sape lah nak makan sosej dan 2 buku roti malam-malam buta..
Nak tak nak.. sosej dan roti kami sumbat dalam mulut...


Bila dah habis night walk..
Apa yang kami fikir,..,
TIDUR
TIDUR
TIDUR


Oleh kerana khemah kumpulan saya penuh dengan barang..,
Jadi.. tak muatlah untuk tidur..
sebahagian tidur di luar..
sebab tak selesa tidur dalam khemah..
hapak..,,
banyak pakaian lembap sebab hujan...!~

saya tidur kat luar..
hampar tikar kat luar...
dan tidur..
udara malam tu sejuk sangat...
disebabkan kepenatan..
tak ada yg hirasah! termasuk banin..
kalau banat tu sebahagian je hirasah...


Tgh kami nyenyak tidur...
wisel ditiupkan!
kami berkumpul...
bila kira jumlah kumpulan...
ada kumpulan yg tak cukup ahli!~


HILANG!!!!
tak tahu dia kat mana...
kami diarahkan untuk cari orang yg hilang!~
serius!masa tu ramai orang pucat! mestilah risau! ada org hilang!

muallim cakap, ada orang yg naik motor culik..
lepastu, abg2 f5 ckp, dia ada jumpa tapak kasut di gigi air~
masuk dlam air ke org yg hilang tu?

bila kitorang tengok...
eh! tak de pun tapak kasut...
diorang cakap, kesan tapak kasut tu dah hilang
ciseng~!
cari punya cari ...rupenye ade dalam kereta muallim!!
Ish!!!!!!!!
sangsi@!!!!

Macam mana org culik pergi sumbat mangsa dalam kereta muallim...
akhirnya..,,
baru kami tahu...
tu hanyalah perancangan muallim-muallimah...

Nak beri pengajaran pd kami sebab tak hirasah!
eii...
Ganggu tidoo je..
tp.. x pelah...


esoknya, dah boleh balik rumah..
tapi, masa penutup cuaca sangat panas,,,..
habis kulit muka jadi gelap..
ramai yg mengelupas...

tapi,
itulah bukti kami pergi mukhayyam..

sepanjang mukhayyam banyak pengalaman dapat saya kutip...

pengalaman
  • pahit
  • manis
  • tawar
  • payau
semua saya dapat...
ukhuwwah dengan kawan pun jadi makin baik..
sikap bantu membantu pun dapat dipupuk...

Seronok pergi mukhayyam...
mukhayyam banyak menyedarkan saya tentang erti
  • persahabatan
  • usaha
  • kerja kumpulan
  • kesabaran
  • bnyk lagilah!~
Insya Allah tahun depan boleh pergi lagi

Thursday, November 5, 2009

Paku Oh Paku!


PAKU YANG LEKAT DI HATI

“Jangan suka menyakiti hati orang lain dengan kata-kata kita,” nasihat seorang ibu kepada anaknya.

“Saya tahu itu salah, ibu. Tapi, saya akan cepat minta maaf. Itu satu kelebihan juga, bu?” Kilas si anak.

“Tetapi perbuatan kamu itu menyakitkan hati orang, anakku,” kata ibu itu lagi.

“Saya rasa tidak, saya tidak kejam. Selepas minta maaf, segala-galanya langsai, bu.” Si ibu berfikir. Apakah cara untuk menyedarkan anaknya daripada sifat buruk ini?

“Kalau begitu, kamu ikut cadangan ibu ini. Moga kamu akan fahami maksud ibu nanti.” Tanpa membantah anak itu setuju.

“Begini, setiap kali kamu menyakiti hati seseorang, kamu ketuk sebilah paku ke dinding ini. Kemudian, setelah kamu meminta maaf, kamu cabut semula paku yang kamu ketuk itu!”

“Baik, ibu.” Beberapa bulan berlalu, mereka sama-sama menghadap dinding tersebut. “Lihat ibu, mana ada paku yang tinggal?” Ujar si anak dengan bangga.

“Semuanya telah dicabut. Memang ramai orang yang saya sakiti hati mereka, tetapi semuanya telah memaafkan saya setelah saya meminta maaf.”

“Betul kamu sudah minta maaf dan mereka telah memaafkan, tapi sedarkah kamu…?”

“Maksud ibu?”

“Cuba kamu tengok dinding ini. Semuanya sudah tebuk, calar dan ‘berkematu’. Itulah hati-hati yang telah kamu sakiti. Walaupun kamu sudah dimaafkan, tetapi kesan perbuatan buruk itu masih berbekas di hati mereka. Hati yang dilukai ada parutnya, anakku…”

Si anak merenung dinding yang tebuk-tebuk itu. Sudah tidak indah lagi seperti asalnya. Begitukah hati-hati orang yang telah aku sakiti?

Pengajaran: Meminta maaf adalah perbuatan terpuji. Tetapi berusaha agar kita tidak terpaksa meminta maaf (maksudnya menghindarkan diri daripada menyakiti hati orang lain) jauh lebih terpuji. Ya, luka di hati itu lebih sukar diubati daripada luka di tangan.

tinggal jejak

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails